

Tema hidangan sunda banyak ditemui ragamnya saat ini. Namun di Sambara anda dapat menemukan suasana yang berbeda dengan kuliner Sunda di tempat lain.
Karena tidak hanya menampilkan citarasa kulinernya saja tetapi juga identitas ‘urang Sunda’ dalam kesehariannya sebagai wujud pelayanan dan penampilan Sambara. Dikenal dengan keramah tamahan budi pekerti, bersahabat serta halusnya tutur bahasa masyarakat sunda, menginspirasikan Sajian Sunda Sambara untuk menonjolkan keseharian mereka dalam konsep pelayanan kami.
Berbekal Sembilan Budaya Nyunda yang digali dari berbagai aspek dan perilaku masyarakat sunda :
1. Gelenyu : murah senyum
2. Rengkuh : hormat / respect
3. Someah : ramah tamah
4. Leuleuy : lemah lembut
5. Handap asor : rendah hati
6. Heureuy : bercanda
7. Malapah gedang : terstruktur / step by step
8. Rikat : cekatan
9. Geksor : sigap
Konsep bangunan serta interior yang sering dilupakan para kuliner Sunda tak juga luput dari perhatian kami. Keharmonisan gaya arsitektural bangunan dan pemilihan interior merupakan syarat utama Sambara dalam menciptakan satu suasana sajian Sunda yang sempurna.
Dimanapun Sambara berada, gaya arsitektural modern tradisional Sunda merupakan ciri khas kami. Perpaduan etnis Sunda minimalis menyatu selaras dengan keindahan interior kerajinan Jawa Barat yang sederhana namun elegan. Konsep rumah jaman dahulu diubah menjadi sebuah rumah makan Sunda yang unik. Mulai dari anyaman bambu sebagai pelapis lampu sampai aksen modern ornamen batik sebagai pelapis dinding dan pintu kaca. Bilah bambu yang tersusun cantik sebagai pembatas ruangan menambah kaya cita rasa keindahan interior sambara. Selain tentunya balutan batik khas Sunda di setiap pilar-pilar ruangan dalam dan luar menambah hangatnya suasana Sajian Sunda Sambara.
Kesan clean look pun terlihat dari open kitchen kami yang bersih sehingga menjadi tolak ukur kesungguhan sambara dalam mengolah sajian sunda terbaik bagi pelanggan. Selain keunikan suasana dan keaneka ragaman masakan sajian sunda sambara, kami selangkah demi selangkah mengali keindahan gaya dan budaya seni sunda . Hal ini terlihat dari keseriusan kami menampilkan keindahan kerajinan masyarakat jawa barat melalui gaya penyajian masakan sajian sunda secara prasmanan yang ditampilkan secara menarik mengunakan wadah tembikar dan anyaman bambu yaitu anglo, tetenong, cireng, dan besek dan mengingatkan kita
pada pada tradisi masyarakat sunda ketika menyajikan makanan untuk keluarga.
Alunan kecapi suling yang merdu saat menikmati sajian kami serta suguhan penari jaipong anak-anak di setiap minggu merupakan cara kami memperkenalkan dan mengingatkan kesenian Jawa Barat yang sangat jarang dilihat masyarakat kota saat ini. Hingga cantiknya karakter topeng Cirebon dan payung Tasik menggugah kami untuk mengangkat pesona tradisional sunda, tidak hanya melalui hidangan, tapi melalui desain, juga dekorasi serta seninya.
Sumber : sajiansambara.com
Kemasan yang sangat menarik dari kami (jomjalan.asia) diantaranya selalu menawarkan planing trip untuk berwisata kuliner ke Rumah Strawbery. Untuk kesekian kalinya, bersama sahabat kami dari Malaysia kunjungan kami selalu membawa kesan positif mengenai suasana dan sajian khas-nya.
Diantara kesan mereka terhadap Rumah strawbery katanya ; tempatnya best banget, sajiannya Unik dan Enak (U & E), serta suasana romantis mudah terbangun dengan sendirinya.
Sajian Khas dari Rumah Strawbery ini diantaranya ;Berupa Nasi liwet(Sajian khas Sunda) serta Buah Strawbery. Sambil menunggu sajian andalannya,pengunjung diberi santapan ringan (cemilan) keripik singkong dan segelas tes panas.
Nasi liwet merupakan nasi andalan, penyajiannya yang unik dimasak lalu disajikan didalam kastrol, dilengkapi dengan ayam goreng, tahu, tempe goreng, lalap segar, sambal dadak dan ikan asin peda.
Adapun buah strawberry disajikan beraneka ragam dibuatnya, diantaranya strawberry juice original tanpa campuran,
strawberry juice plus Milk dan buah strawberry plus chocolate sauce.Bahkan kita dapat memetik buahnya langsung
dari kebun yang terdapat percis di belakang area tempat kita menyantap sajian.
Berikut Daftar Menu Rumah Strawberry :
Nasi liwet gurame 4 orang : Rp 110.000
Nasi liwet komplit paket untuk 4 orang : Rp 90.000
Nasi liwet komplit paket untuk 2 orang : Rp 65.000
strawberry juice original/ milk : Rp 11.000/gelas
Beberapa menu lainnya :
Nasi goreng kambing : Rp 20.000
Spaghetti : Rp 17.500
Pisang goreng : Rp 12.500
Roti bakar : Rp 10.000
Poffertjes : Rp 15.000
Klappertaart : Rp 15.000
Chicken cream soup : Rp 10.000
Suasana, tempat, dan udara yang segar menciptakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Tempat makannya ada beberapa pilihan seperti saung lesehan, di bawah tenda-tenda kecil dan beberapa area tempat untuk rombongan yang banyak. Tempatnya juga berundak-undak seperti terasering di sawah. Kurang rasanya jika pengunjung tidak membawa camera, karena tempat ini sangatlah cocok untuk berpose dan bergaya di depan camera.
Rumah Strawberry berada di daerah Cihideung kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Menuju Lokasi Rumah Strawbery ini sangatlah mudah, masuk ke jalan Sersan Bajuri yang terletak percis diseberang Terminal Ledeng Jl. Setia Budhi, berjarak sekitar 4 KM lagi menuju Rumah Strawberry. Ikuti terus jalan tersebut.
lalu ikuti petunjuk ke arah Rumah Makan The Peak, sebab sepanjang petunjuk arah ke The Peak akan banyak dijumpai,serta lokasinya cukup berdekatan dengan The Peak.Untuk masuk ke tempat ini tidak dipungut biaya, hanya parkir dikenakan Rp 2.000 untuk kendaraan pribadi.
Music Jingle jomjalan.asia
Jingle ini sengaja kami buat sebagai Company profil kami.
Konsep apa yang akan ditampilkan dalam video jingle ini sedang kami buat, namun sebelum itu kami mohon masukannya.
Regards
Your travelling Buddy
Opening Jingle jomjalan.asia
Bandung akan menjadi hangat oleh para pecinta jalan-jalan untuk berwisata belanja. Banyak pilihan tempat belanja yang di gemari oleh para pengunjung dari Jakarta maupun turis Malaysia menjadi hal yang unik disetiap akhir pekan. Hal yang Unik bisa kita temui di setiap ruas jalanan kota Bandung terdapat antrian panjang mobil-mobil yang berasal dari Jakarta dan kota lainnya. Alhasil disetiap akhir pekan di kota Bandung sudah pasti ‘macet’, lalu lalang kendaraan mondar-mandir dari FO ini ke FO itu (FO: Factory Outlet). Namun janganlah khawatir meski macet Bandung akan tetap indah, ada istilah anak muda Bandung, katanya ‘Keep Beautiful Bandung Euy’ , artinya menyerukan kepada orang Bandung dan pengunjung untuk tetap menjaga keindahan kota Bandung. Coba bandingkan saja kemacetan di kota besar lainnya, kemacetan menjadi hal yang membuat energi dan waktu kita terkuras habis di jalanan, berbeda dengan Bandung biarpun macet banyak keindahan-keindahan yang akan kita lihat. Pokoknya kalau tidak percaya coba saja datang ke Bandung di akhir pekan, pasti ramai, pasti macet, tapi tetap pasti indah. Bagaimana tidak semua orang datang ke Bandung tujuannya menghilangkan penat setelah sepekan bekerja, shoping dengan membawa dompet tebal biarpun macet akan terasa indah, ditambah lagi pemandangan Bandung yang berkesan romantis akan meraga sukma larut dalam buaian keramahan kota Bandung.
Di sepanjang jalan Dago Jl. Ir.H. Djuanda terdapat banyak Factory Outlet (FO) berederet, selain itu tempat FO yang tak kalah ramai dari pengunjung berada di jalan RE. Martadinata, dari mulai Heritage, Carscade, Stamp, dll. Di jalan Setia Budi ada Rumah Mode. Di Jalan Cihampelas banyak toko-toko sejenis FO juga, yang khas di cihampelas ini percis diatas gerbang masuk setiap toko terdapat patung-patung tokoh Kartun, seperti Superman, Batman, Spiderman, Toko Perahu dan masih banyak ke unikan lainnya. Di setiap FO di Bandung ini akan ada banyak pilihan pakaian branded dan styles dengan harga untuk kalangan ekonomi menengah ke atas. Jika dicermati melihat kualitas produk-produk di FO dari harga, model, serta bahan tentunya para pengunjung akan terpuaskan, lebih-lebih lagi terbentuk imej bagi para wisata belanja bahwa mereka bangga memakai produk FO di Bandung. Sudah Bagus, cantik modelnya dan tidak ketinggalan jaman, terlebih Harganya yang cukup Murah. Itulah mengapa para wisata belanja tak pernah bosan datang ke Bandung.
Selain FO, ada satu lagi tempat shoping Pasar Baru, disini banyak barang-barang murah ( Pakaian, Celana , dan asesoris lainnya), untuk kualitas jangan di ragukan lagi, Harga murah dan tidak murahan. Di sini setiap akhir pekan banyak rombongan turis dari Malaysia yang belanja meski sekedar untuk oleh-oleh buat saudara family nya. Jangan aneh para pedagang di Pasar Baru ini paham uang ringgit serta rajin mengamati perkembangan kurs mata uang ringgit. Tapi jangan khawatir mengenai harga, disini harga bisa di negoisasikan, tawar menawar disini sangat di perbolehkan, itulah bedanya dengan Factory Outlet.
Kota Bandung adalah ibukota propinsi Jawa Barat. Kota ini pada zaman dahulu dikenal sebagai Parijs van Java (Bahasa Belanda) atau “Paris dari Jawa”, sebutan lainnya Bandung sebagai kota kembang , imej itu sangatlah melekat bagi pengunjung kota ini sebab bisa kita lihat disetiap jalanan, setiap mall, setiap mata memandang kita bisa menatap para gadis yang cukup menawan dan sejuk untuk di pandang. Karena terletak di dataran tinggi, Bandung dikenal sebagai tempat yang berhawa sejuk walaupun untuk sekarang hawa sejuk itu sedikit berkurang akibat Global Warming. Hal ini menjadikan Bandung sebagai salah satu kota tujuan wisata Baik itu tempat wisata, wisata belanja dan Wisata kuliner. Sedangkan keberadaan perguruan tinggi negeri dan banyak perguruan tinggi swasta di Bandung membuat kota ini dikenal sebagai salah satu kota pelajar di Indonesia. Satu hal lagi terdapat komunitas yang cukup beragam bentuknya, seperti halnya daya kretifitas anak-anak muda Bandung dari dunia musik sangatlah dominan, sebab perkembangan musik di bandung menjadi tolok ukur / menjadi kiblat musik bagi perkembangan musik di Indonesia. Itulah diantaranya hal-hal yang dapat memikat hati bagi pengunjung dari kota lainnya, cukuplah alasan-alasan itu mengapa Bandung mampu memikat hati siapapun.
Kini setiap akhir pekan tiba, kota Bandung di setiap sudut kota pada umumnya dipadati oleh pengunjung dari kota lainnya, hal yang mudah kita lihat adalah lalu lalang kendaraan bermotor ber-plat kan dari luar kota Bandung, malah mungkin menurut perkiraan saya sebagian besar penduduk ibu kota Jakarta lebih memilih Bandung sebagai tempat untuk membuang penat. Selain itu pula keberadaan Bandara Husein Santranegara Bandung dengan Air Asia nya mampu mendatangkan pengunjung dari negara tetangga kita Malaysia, kini Bandung – Kuala Lumpur bisa di jangkau dengan hanya lebih kurang 3 jam saja. Sarana transportasi dan akses menuju kota Bandung pun kini semakin mudah di dapat, nampak seperti halnya tukang jual pulsa yang kian menjamur, perusahaan penyedia sarana transportasi menjadi ajang bisnis travel yang cukup menjanjikan.